Bahaya duduk terlalu lama: benarkah duduk adalah "rokok baru"? Ulasan jujur angka dan mitos

Pelatih kebugaran kami ·

Karyawan perempuan meregangkan badan di kursi kantor — bahaya duduk terlalu lama dan bergerak saat bekerja

Bahaya duduk terlalu lama sering diringkas dengan sebutan "rokok baru". Itu berlebihan — tetapi mengandung kebenaran yang tidak enak. Mari kita bahas apa sebenarnya bahaya gaya hidup banyak duduk, berapa lama boleh duduk sehari tanpa merugikan kesehatan, dan berapa banyak gerak yang dibutuhkan untuk mengimbangi hari kerja di kantor.

Ungkapan "duduk adalah rokok baru" sudah beredar di kantor, konferensi, dan judul berita. Terdengar menakutkan: Anda tidak merokok, makan dengan wajar, tetapi musuhnya ternyata kursi Anda sendiri. Mari jujur: gaya hidup banyak duduk bukan merokok. Tetapi juga bukan kebiasaan yang tak berbahaya. Kebenarannya ada di tengah — dan itu lebih melegakan daripada kelihatannya, karena dengan kursi, berbeda dengan rokok, Anda masih bisa bernegosiasi.

Apa bahaya duduk terlalu lama?

Duduk lama dikaitkan dengan beberapa risiko sekaligus. Para ahli Mayo Clinic menyebutkan:

WHO menambahkan skalanya: 31% orang dewasa di dunia — sekitar 1,8 miliar orang — kurang bergerak dari yang dianjurkan, dan orang yang kurang aktif memiliki risiko kematian 20–30% lebih tinggi daripada yang cukup aktif.

Kerja duduk seharian — rokok baru atau sekadar dilebih-lebihkan?

Lebih tepat disebut berlebihan dengan secuil kebenaran. Dari mana perbandingan ini berasal? Dalam analisis 13 penelitian dengan lebih dari satu juta peserta, mereka yang duduk lebih dari delapan jam sehari tanpa aktivitas fisik apa pun memiliki risiko kematian yang sebanding dengan risiko obesitas dan merokok.

Kata kuncinya — "tanpa aktivitas apa pun". Dalam analisis yang sama ternyata pada orang yang paling aktif, lama duduk hampir tidak memengaruhi risiko kematian. Trik ini tidak berlaku untuk rokok: tidak ada dosis aman, dan lari pagi tidak menghapusnya.

Kabar baiknya: hari seperti itu bisa disusun ulang tanpa berganti profesi. Rencana seperti itulah yang kami susun dalam PDF artikel ini — latihan mikro 2–5 menit yang bisa masuk ke jadwal kerja, dan pelacak empat minggu.

Tanya jawab

Apa bahaya gaya hidup banyak duduk?
Duduk lama dikaitkan dengan kelebihan berat badan, tekanan darah dan gula darah tinggi, lemak perut berlebih, dan risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih tinggi. Menurut WHO, orang yang kurang aktif memiliki risiko kematian 20–30% lebih tinggi daripada yang cukup aktif.
Benarkah duduk adalah "rokok baru"?
Itu berlebihan. Dalam analisis 13 penelitian dengan lebih dari satu juta peserta, mereka yang duduk lebih dari delapan jam sehari tanpa aktivitas fisik memiliki risiko kematian yang sebanding dengan risiko obesitas dan merokok. Namun berbeda dengan merokok, dampak duduk lama sebagian besar bisa diimbangi dengan bergerak.
Bagaimana mengimbangi gaya hidup banyak duduk?
Menurut Mayo Clinic, 60–75 menit aktivitas sedang per hari mengimbangi dampak duduk lama. Jika belum sanggup sebanyak itu, mulailah dari batas minimal WHO — 150 menit per minggu ditambah latihan kekuatan dua kali — dan berdirilah setiap 30 menit.
Berapa lama boleh duduk sehari tanpa merugikan kesehatan?
Tidak ada batas jam yang pasti aman: banyak tergantung pada seberapa banyak Anda bergerak di waktu lain. Patokannya — jangan duduk terus-menerus lebih dari 30 menit dan hindari hari ketika lebih dari delapan jam duduk sama sekali tidak diimbangi aktivitas.

Baca juga