Pendengaran dan usia: cara mengenali gangguan pendengaran tepat waktu

Redaksi blog · · Diperbarui 29 September 2026

Berbincang dengan orang lanjut usia — menjaga pendengaran seiring usia

Gangguan pendengaran karena usia berkembang begitu perlahan sehingga sering kali keluarga menyadarinya lebih dulu daripada orang itu sendiri. Kita bahas mengapa pendengaran menurun seiring usia, apa tanda-tanda awalnya, dan cara menjaganya.

Gangguan pendengaran karena usia — presbikusis — berkembang perlahan dan biasanya mengenai kedua telinga secara merata. Yang paling awal terasa adalah sulitnya membedakan suara bernada tinggi dan percakapan di tempat bising, karena itu penting memeriksa pendengaran secara rutin dan melindungi telinga dari suara keras.

Perubahannya begitu halus sehingga orang terbiasa dan tidak menyadarinya sendiri. Sering kali keluarga yang pertama kali memperhatikannya.

Mengapa pendengaran menurun seiring usia?

Pendengaran menurun seiring usia karena perubahan bertahap di telinga bagian dalam dan jalur pendengaran — ini bagian alami dari penuaan.

Menurut NIDCD, kehilangan pendengaran karena usia adalah salah satu perubahan paling umum pada orang lanjut usia. Kecepatannya dipengaruhi faktor keturunan, paparan bising bertahun-tahun, dan kesehatan secara umum, termasuk kesehatan pembuluh darah.

Gangguan pendengaran pada lansia: bagaimana ketajamannya berubah?

Ketajaman pendengaran menurun seiring usia secara tidak merata: mula-mula suara bernada tinggi yang kurang terdengar, lalu percakapan makin sulit ditangkap.

  • Suara perempuan dan anak-anak terdengar lebih pelan dan kurang jelas.
  • Sulit membedakan konsonan yang mirip, dan kata-kata terdengar "menyatu".
  • Suara latar lebih mengganggu daripada dulu.
  • Dering telepon atau bunyi peralatan rumah tangga mudah terlewat.

Apa tanda-tanda awal gangguan pendengaran karena usia?

Tanda-tanda awal utama gangguan pendengaran karena usia terlihat dalam percakapan: Anda sering meminta orang mengulang dan cepat lelah mengobrol di tempat bising.

  • Sering meminta orang mengulang kalimat.
  • Merasa semua orang di sekitar "bicara tidak jelas".
  • Sulit mengobrol di tempat ramai — kafe, kendaraan umum.
  • Volume televisi lebih keras dari biasanya.

Apa yang mempercepat gangguan pendengaran karena usia?

Yang paling mempercepat perubahan terkait usia adalah suara keras yang kita dengar selama bertahun-tahun.

Paparan suara keras dalam waktu lama — di tempat kerja, lewat earphone, di konser — adalah salah satu faktor utama yang mempercepat perubahan pendengaran karena usia, selain proses penuaan itu sendiri. Merokok dan kondisi pembuluh darah juga berperan.

Cara mencegah gangguan pendengaran dan merawat telinga

Menjaga pendengaran dibantu oleh pemeriksaan rutin, perlindungan dari bising, dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

  • Periksakan pendengaran setelah usia 50–55 tahun, lalu secara rutin.
  • Pakai penyumbat telinga atau headphone peredam bising di tempat bising.
  • Dengarkan musik lewat earphone dengan volume sedang dan beri jeda.
  • Pantau tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah secara umum.

Banyak dari kebiasaan ini sama dengan yang dilakukan penduduk "Blue Zones" — selengkapnya di artikel "Kebiasaan orang berumur panjang".

Mengapa pemeriksaan tidak boleh ditunda?

Ketika seseorang kurang mendengar, ia mulai menghindari obrolan dan pertemuan, padahal interaksi sosial adalah bagian penting kesehatan di usia berapa pun. Bahasannya ada di artikel "Hubungan sosial dan kesehatan".

Jika gangguan pendengaran terkonfirmasi, ahli akan memilihkan cara koreksi yang sesuai. Makin cepat dilakukan, makin mudah beradaptasi dengan sensasi baru dan makin sedikit percakapan serta pertemuan yang terlewat. Pemeriksaannya sendiri biasanya singkat dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.

Bagaimana mendukung orang terdekat yang pendengarannya menurun?

Dukungan terbaik adalah kesabaran dan aturan bicara yang sederhana, bukan lelucon soal "budek".

  • Bicaralah sambil menghadap lawan bicara agar ia bisa melihat gerak bibir dan ekspresi wajah.
  • Bicaralah sedikit lebih lambat dan jelas, tetapi tanpa berteriak.
  • Matikan televisi dan musik saat mengobrol.
  • Ajak dengan lembut untuk memeriksakan pendengaran bersama.

Jangan mengakhiri percakapan dengan "ya sudah, tidak penting" jika lawan bicara tidak mendengar — ulangi dengan kata lain. Sering kali orang malu mengakui pendengarannya menurun. Dukungan tenang dari keluarga membantunya tidak menunda kunjungan ke ahli. Tentang cara merawat orang tua tanpa mengalami burnout sendiri — di artikel "Merawat orang tua lanjut usia".

Tentang penglihatan seiring usia — di artikel "Penglihatan dan usia", tentang daya ingat — di "Daya ingat dan usia". Untuk kebugaran umum dan energi, banyak orang menambahkan patch X39 ke rutinitas mereka — menurut perusahaan, patch ini membantu merasa lebih berenergi sepanjang hari. Patch tidak menggantikan pemeriksaan pendengaran.

Tanya jawab

Mengapa pendengaran menurun seiring usia?
Seiring waktu, sel-sel peka di telinga bagian dalam perlahan aus, dan sinyal diteruskan ke otak dengan kurang baik. Prosesnya dipercepat oleh suara bising, masalah pembuluh darah, dan kondisi kesehatan secara umum.
Mulai usia berapa gangguan pendengaran lebih sering terjadi?
Gangguan pendengaran karena usia yang nyata — presbikusis — lebih sering dimulai setelah 60 tahun, tetapi perubahan pertama bisa muncul lebih awal.
Apa tanda-tanda awal gangguan pendengaran?
Sering meminta orang mengulang ucapan, merasa orang di sekitar "bicara tidak jelas", dan sulit mengobrol di tempat ramai.
Bagaimana cara mencegah gangguan pendengaran karena usia?
Sepenuhnya mencegah tidak mungkin, tetapi melindungi telinga dari suara bising dan menjaga kesehatan secara umum memperlambat prosesnya.
Seberapa sering pendengaran perlu diperiksa setelah usia 50?
Aturan yang baik: periksakan pendengaran setelah usia 50–55 tahun lalu ulangi secara rutin, dan saat muncul tanda pertama penurunan — jangan tunda ke ahli.

Baca juga