Manfaat matcha, kafein, dan batasan yang jujur — kenapa orang meminumnya sebagai pengganti kopi

Ahli gizi kami ·

Perempuan mengaduk latte matcha, di sebelahnya pengocok bambu — manfaat matcha

Matcha adalah teh hijau dari daun utuh yang digiling, sehingga dalam satu cangkir manfaat dan kafeinnya lebih pekat daripada teh biasa. Orang meminumnya sebagai pengganti kopi demi rasa segar yang “lembut”, tetapi dalam latte kekinian semua kelebihannya mudah hilang. Kita pilah apa manfaat matcha yang nyata, berapa kafeinnya, dan siapa yang perlu berhati-hati.

Tanya jawab

Matcha itu apa?
Teh hijau Jepang yang dibuat dari daun yang ditanam khusus lalu digiling menjadi bubuk halus. Berbeda dengan teh biasa, Anda meminum seluruh daunnya, sehingga zat bermanfaat dan kafein dalam cangkir lebih banyak.
Matcha atau kopi — mana yang kafeinnya lebih banyak?
Menurut Cleveland Clinic, satu porsi matcha mengandung kafein kira-kira sebanyak satu shot espresso, tetapi banyak bergantung pada cara penyajian. Pakar Harvard menjelaskan: matcha mengandung lebih banyak kafein daripada teh lain, tetapi lebih sedikit daripada secangkir kopi.
Manfaat matcha dan risikonya — apa yang penting diketahui?
Manfaatnya terkait antioksidan polifenol dan rasa segar yang lembut, tetapi sebagian data berasal dari penelitian pada hewan. Kekurangan utamanya — gula dalam minuman siap saji dan kafein yang bisa mengganggu tidur dan memperkuat rasa cemas pada orang yang sensitif.
Bolehkah minum matcha setiap hari?
Bagi orang dewasa sehat biasanya boleh, asalkan total kafein sehari diperhitungkan: FDA menganggap hingga 400 mg per hari dari semua sumber aman bagi kebanyakan orang. Sebaiknya diminum di paruh pertama hari dan tanpa sirup manis; saat hamil, konsultasikan dulu dengan dokter.

Baca juga