Isi Piringku dan metode piring: cara menyusun piring seimbang dengan nasi

Ahli gizi kami ·

Piring berisi nasi, sayuran, dan ayam yang dibagi menurut metode piring — isi piringku

Isi Piringku dan metode piring adalah cara sederhana menyusun makan siang yang seimbang tanpa timbangan dan tanpa menghitung kalori. Kami tunjukkan cara kerjanya dengan nasi: berapa bagian piring untuk nasi, sayuran, dan protein agar energi bertahan lama.

Isi Piringku dan metode piring sangat berguna di tempat-tempat di mana nasi menjadi dasar hampir setiap waktu makan: di Indonesia, Malaysia, Jepang, Uzbekistan. Nasi sendiri bukan makanan yang “buruk”, tetapi jika nasi memenuhi seluruh piring, energi tidak bertahan lama, sementara sayuran dan protein terlalu sedikit.

Isi Piringku adalah apa?

Ini adalah cara visual untuk menyusun makanan yang seimbang: separuh piring berisi sayuran dan buah, seperempat berisi biji-bijian utuh, seperempat berisi protein yang baik (Harvard T.H. Chan School of Public Health). Tanpa timbangan dan tanpa hitungan — cukup melihat piring.

Porsi nasi yang sehat: bagaimana nasi masuk ke dalam piring?

Nasi mengisi seperempat bagiannya — kira-kira sekepalan tangan nasi matang. Beras merah mengandung lebih banyak serat dan zat bermanfaat lainnya dibandingkan beras putih, karena kulit arinya tetap utuh (The Nutrition Source), (Harvard Health).

  • Separuh piring — sayuran: tumis, kukus, salad, lalapan, sayur berkuah di sampingnya.
  • Seperempat — nasi: beras merah, beras merah tua, beras liar, atau nasi putih yang dipadukan dengan biji-bijian lain.
  • Seperempat — protein: ikan, ayam, telur, tahu, tempe, kacang merah, lentil.
  • Sedikit lemak sehat: minyak nabati, kacang, biji-bijian kecil.
  • Air putih atau teh tanpa gula sebagai ganti minuman manis.

Isi Piringku gizi seimbang: tiga contoh piring dengan nasi

Pilihan pertama: nasi, ikan panggang, dan porsi besar sayuran tumis di wajan. Kedua: nasi merah, tahu atau tempe, sayuran hijau rebus, dan mentimun. Ketiga: nasi dengan lentil atau kacang merah, salad sayuran segar, dan sedikit kacang. Selengkapnya tentang protein dan energi yang stabil — di artikel “Protein dalam pola makan” dan “Gula dan energi”.

Metode piring adalah tentang memperhatikan apa dan berapa banyak yang kita makan. Bagi yang ingin mendukung sikap sadar terhadap porsi, menurut perusahaan LifeWave, patch SP6 mungkin cocok, dan hari praktis dimulai dengan minuman Cellergize Morning berisi vitamin dan mineral serta sarapan yang seimbang.

Tanya jawab

Bolehkah makan nasi putih jika mengikuti metode piring?
Boleh, metode piring tidak melarang nasi putih. Yang penting, nasi mengisi kira-kira seperempat piring dan didampingi sayuran serta protein. Sesekali Anda bisa menggantinya dengan beras merah demi seratnya.
Berapa ukuran piring yang sebaiknya dipakai?
Piring makan biasa berdiameter sekitar 22–25 cm. Pada piring yang sangat besar, proporsinya tetap sama, tetapi porsinya diam-diam bertambah.
Apakah metode piring cocok untuk sarapan?
Cocok, prinsipnya sama: sedikit karbohidrat, protein, serta sayuran atau buah. Misalnya bubur nasi dengan telur dan sayuran, atau dengan yoghurt dan buah beri.

Baca juga